hosting menu left
hosting menu right

interior design logo
BERIKAN UCAPAN SELAMAT HUT TNI KE 74 POLDA RIAU DATANGI MAKOREM 031/WIRA BIMA PDF Cetak E-mail
Jumat, 04 Oktober 2019 19:00

Pekanbaru ( 5.10.19 ) - Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Mohammad Fadjar MPICT  di kejutkan dengan kedatangan Rombongan Ditlantas Polda Riau, yang di pimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Komisaris Besar Polisi FX Birawa Brajapaksa SIK dan jajarannya. Kedatangan Rombongan ini dalam rangka memberikan surprise HUT ke 74 TNI kepada TNI khususnya Danrem 031/WB beserta jajarannya. Dalam Sambutannya Danrem 031/WB menyampaikan terima kasih atas surprise yang di berikan ini. Hal ini merupakan wujud sinergitas TNI-POLRI yang ada di Provinsi Riau. TNI dan Polri diibaratkan sebagai saudara kandung yang saling mengisi dan memberi dalam hal menciptakan keamanan, kedamaian, dan suasana kondusif bagi masyarakat khususnya masyarakat provinsi Riau. Kedepan mari kita bersama – sama memberikan rasa aman dan sejuk kepada masyarakat agar Damai dan tenteram dirasakan masyarakat, khususnya provinsi Riau.

 

Selanjutnya Dirlantas Polda Riau Komisaris Besar Polisi FX Birawa Brajapaksa SIK mewakili seluruh jajaran Polda Riau menyampaiakan ucapan Selamat HUT TNI ke 74 kepada seluruh TNI khususnya Korem 031/WB. Sebelumnya dia menyampaikan permohonan maaf karena Kapolda Riau yang sediannya akan langsung memberikan surprise ini, namun karena ada tugas yang tidak bisa di tinggalkan, beliau mewakilkan kepada Dirlantas Polda Riau beserta jajaranya. Surprise HUT TNI ke 74 yang di berikan oleh Polda Riau, di laksanakan di ruang serambi kehormatan Makorem 031/WB JL.Mayor Ali Rasyid Pekanbaru dengan melakukan pemotongan Tumpeng oleh Danrem 031/WB yang diberikan kepada Kasrem 031/WB dengan diiringi lagu Selamat Ulang Tahun.
Seperti kita ketahui bersama, tanggal 5 oktober merupakan tonggak sejarah Tentara Nasional Indonesia, karena pada tanggal 5 oktober 1945 tentara Nasional Indonesia secara Resmi Hadir sebagai Kekuatan bersenjata Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah mengalami beberapa kali pergantian nama. Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dalam kancah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda yang berambisi untuk menjajah Indonesia kembali melalui kekerasan senjata.
TNI merupakan perkembangan organisasi yang berawal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR). Selanjutnya pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan untuk memperbaiki susunan yang sesuai dengan dasar militer international, dirubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).Dalam perkembangan selanjutnya usaha pemerintah untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, seraya bertempur dan berjuang untuk tegaknya kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden mengesahkan dengan resmi berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI). (Penrem031)

 

 


website hosting main area bottom